Top 7 Geothermal Giants

Uncategorized

Kata geothermal memiliki arti panas bumi. Energi panas bumi sendiri dihasilkan dan disimpan di dalam inti bumi. Jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil, panas bumi merupakan sumber energi bersih dan hanya melepaskan sedikit gas rumah kaca.Total potensi panas bumi di dunia, yaitu sebesar 40.000 GW (GigaWatt ), dan kebutuhan energi dunia yaitu sebesar 15.000 GW. Namun tidak semua negara memiliki energi sebesar itu, dalam artian setiap negara memiliki potensi geothermal yang berbeda-beda.

Menurut UU No. 27 Tahun 2003 Tentang Panas Bumi, sumber daya panas bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi dan untuk pemanfaatannya diperlukan proses penambangan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkitan tenaga listrik atau pemanfaatan langsung lainnya.

Salah satu pemanfaatan energi panas bumi adalah untuk menghasilkan energi listrik. Pemanfaatan energi panas bumi untuk pembangkit listrik umumnya dilakukan dengan resource sumber daya panas bumi. Didunia ini ada 3 negara yang memiliki kapasitas PLTP terbesar, yaitu

1. Amerika

Negara Amerika adalah negara dengan GDP nomor 1 didunia, dan terkenal dengan geyser-nya. Negara Amerika memiliki kapasitas produksi sebesar 3.714 MW di akhir 2020. Selain itu, negara Amerika juga memiliki potensi Geothermal sebesar 30.033 MW berkat potensi geyser-nya.

2. Indonesia

Negara Indonesia memiliki kapasitas produksi 2.133 MW di akhir tahun 2020. Negara ini memiliki potensi kurang lebih sebesar 28.000 MW atau sekitar 40% dari potensi Geothermal di dunia. PLTP pertama Indonesia berdiri di Kamojang pada tahun 1926. Hingga akhirnya, sekarang Indonesia memiliki 14 PLTP yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

3. Filipina 

Mirip dengan negara Indonesia, yaitu negara kepulauan yang dikelilingi oleh Ring of Fire, Filipina memiliki potensi Geothermal sebesar 4.500 MW dan memiliki kapasitas produksi sebesar 1.918 MW. Filipina mengalami pertumbuhan pesat di era 70-80an sejak eksplorasi pertamanya pada tahun 1962. Namun sejak tahun 1984, pertumbuhan mulai melambat. 

Yuk, simak video lebih jelasnya, disini

0
    0
    Your Cart
    Your cart is empty