Aliran Dua Fasa

Uncategorized

Geothermal atau panas bumi merupakan salah satu energi baru dan terbarukan yang sedang digalakan oleh pemerintah Indonesia. Umumnya, pembangkit listrik pada panas bumi ini menggunakan pembangkit bertenaga uap. Namun di reservoir tempat tersimpannya fluida panas bumi itu bukankah isinya air panas yah? Kok bisa jadi uap waktu sampai ke permukaan ya? Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut.

 Pertama yang perlu Jiwaku ketahui. Bahwa umumnya reservoir dalam panas bumi ini dibagi menjadi dua, yaitu reservoir yang di dominasi oleh air dan reservoir yang di dominasi oleh uap. Tadi kan disebutkan bahwa reservoir itu isinya fluida air. Kok ada dominasi uap? Berdasarkan teori thermodinamika, apabila fluida mencapai titik didih maka akan berubah menjadi fase vapor atau uap. Reservoir yang di berisi air tadi mencapai titik didih pada temperature dan tekanan tertentu sehingga menjadi uap. Dalam pola aliran, reservoir ini sering disebut dengan dua-fasa karena mengandung air dan uap.

 Namun, sebelum belajar ke sistem dua-fasa buat Jiwaku yang belum cek penjelasan soal satu fasa boleh cek dulu videonya. Supaya Jiwaku makin paham. pada aliran dua fasa di panas bumi, reservoir yang pada umumnya didominasi oleh air, sewaktu di produksi akan berubah menjadi dua fasa atau disebut dengan flashing, hal ini dikarenakan perubahan tekanan pada reservoir. Karena penurunan tekanan yang drastis dari kondisi awal reservoir dan sewaktu diproduksi, kondisi reservoir melewati garis saturasi dan memasuki wilayah dua fasa. sehingga aliran fluida di dalam pipa produksi berubah menjadi dua fasa. (Olsen, 1984).

Untuk aliran dua fasa, fluida air memiliki densitas yang lebih besar dibanding dengan fluida uap. Sehingga pada saat diproduksikan, dinding-dinding pipa terisi oleh fluida air dan sedangkan untuk fluida upa berada di tengah-tengah aliran tersebut. Pada awal video dijelaskan apabila produksi pembangkit listrik sebagian menggunakan uap. Lalu bagaimana cara memproduksikan aliran dua fasa? Secara garis beras untuk memproduksi aliran dua fasa harus dipisahkan terlebih dulu antara fluida air dan fluida uap. 

ingin tahu penjelasan lebih lengkapnya?

 Yuk, simak lebih lanjut, disini

0
    0
    Your Cart
    Your cart is empty